Indonesia mengundang Korea Selatan untuk membangun ekosistem kendaraan listrik di ASEAN



Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengundang Korea Selatan untuk menandai 35 tahun hubungan dengan ASEAN dengan berkontribusi pada pengembangan ekosistem kendaraan listrik (EV) yang tangguh di Asia Tenggara, demikian dilaporkan kantor berita Antara. Berbicara pada Konferensi Pasca-Menteri ASEAN dengan Korea Selatan di Vientiane, Laos, pada Jumat (26/7), Marsudi menekankan pentingnya pelaksanaan Deklarasi Pemimpin ASEAN tentang Pengembangan Ekosistem EV Regional, yang ditetapkan selama masa jabatan Indonesia sebagai Ketua ASEAN 2023. "Untuk menjadi kawasan hijau di masa depan, ASEAN harus meningkatkan kapasitasnya untuk memanfaatkan dan menciptakan teknologi canggih, khususnya EV," katanya, menurut pernyataan yang dirilis dari kantornya di Jakarta. Menteri menggarisbawahi bahwa kawasan Asia Tenggara telah menyaksikan tren positif di pasar EV-nya, dengan nilai mencapai US$1,14 miliar tahun ini. Ia menambahkan bahwa nilai tersebut diproyeksikan akan meningkat hingga US$4,70 miliar pada tahun 2029. Berkaitan dengan hal tersebut, Marsudi menyarankan agar ASEAN dan Korea Selatan bekerja sama untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di kawasan tersebut dengan memanfaatkan keunggulan komparatif negara-negara Asia Tenggara dan meningkatkan investasi di sektor kendaraan listrik.


HOYASLOT

Komentar